" />

"Selamat Datang di situs MAN 1 Medan"

Juara 1 OPTIKA di Raih oleh Siswa MAN 1 Medan

MAN 1 Medan yang tergabung dalam wilayah VIII yang meliputi NAD, Sumut, Riau, Sumbar, Kepulauan Riau dan Pekan Baru menjuarai lomba Olimpiade Matematika (Optika) 2017 yang diselenggarakan oleh HMJ – Matematika Fakultas Tarbiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, pada tanggal 23 September 2017.
Perlombaan ini dilaksanakan secara beregu/tim, 1 tim terdiri dari 3 orang. MAN 1 Medan menerjunkan 2 tim yaitu, Tsaqif Naufal, Aufa Awalia Said dan M. Rizky Simanjuntak sebagai tim 1 dan meraih juara 1. Sedangkan Priananda Al Iman, Mhd. Ian Rush dan Muhammad Iqbal sebagai tim 2 dan meraih juara 3.
Atas prestasinya ini mereka berhak mendapatkan trophy, sertifikat dan uang pembinaan. Hal ini disampaikan oleh guru pembimbing Juliana S.Pd., M Pmat, yang telah berusaha sekuat tenaga tanpa kenal lelah terus melatih dan mengajari keahlian mereka di bidang matematika, sehingga bisa meraih juara 1.

Siswa MAN 1 Medan Raih Juara 1 Olimpiade Pengetahuan Lingkungan Hidup

Siswa MAN 1 Medan, Puja Fatimah kelas XI MIA 5 kembali  berhasil meraih juara 1 Olimpiade Pengetahuan Lingkungan Hidup tingkat SMA se Sumatera Utara yang dilaksanakan oleh Pusdip PKLH UNIMED, pada  tanggal 23 September 2017.
Peserta berjumlah sebanyak 972 orang yang tentunya sudah di pilih menjadi utusan dari sekolah masing-masing dengan memiliki pengetahuan tentang lingkungan alam sekitar dan alam lainnya.
Kepala MAN 1 Medan Maisaroh Siregar, S.Pd., M.Si dalam sambutannya mengatakan cukup bangga dan senang sekali atas prestasi yang di raih oleh siswa madrasah, ini menandakan bahwa siswa madrasah juga memiliki pengetahuan yang baik tentang lingkungan dan mampu bersaing sehat dengan sekolah umum sehingga bisa mendapat juara 1. Apalagi dengan guru pembimbing Dra. Puspa Elidar yang mengajarkan mata pelajaran biologi tak bosan-bosan memberikan arahan dan antusias sekali dalam mengajari mengenai tehnik lingkungan ini. Ucap Maisaroh.

Tali Asih MAN 1 Medan Untuk Muslim Rohingya

MAN 1 Medan menyerahkan sumbangan sebesar 9.050.000, rupiah  kepada perwakilan lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggab (ACT) Sumatera Utara  untuk membantu meringankan penderitaan yang dialami  muslim Rohingya di Myanmar.
Sumbangan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Madrasah MAN 1 Medan Maisaroh Siregar, di Halaman MAN 1 Medan usai memperingati tahun baru islam 1 muharam 1439 H dan sekaligus melaksanakan shalat Ghaib dan doa bersma untuk mereka yang terzolimi oleh tentara Myanmar pada etnis Rohingya, Jum,at, 22 September  2017.   
 Donasi ini merupakan dana yang dihimpun dari hasil sumbangan dari para  Siswa, Siswi beserta Guru dan Pegawai.
Selanjutnya Maisaroh  menjelaskan, donasi ini terkumpul berkat kerja keras Siswa  MAN 1  berkeliling dari kelas ke kelas lain dengan kotak seadanya, menjemput sumbangan dari para siswa selama tiga hari berturut – turut. Dalam hal ini Guru-guru juga tak ketinggalan turut menyumbang.
Sementara WKM Humas Kurnia Siregar berharap semoga sumbangan yang diberikan dari siswa – siswi MAN 1 Medan beserta guru dan pegawai  bisa bermanfaat dan dapat digunakan sebaik-baiknya untuk saudara kita di Rohingya, dan bagi para donatur semoga ini menjadi amal ibadah kita membantu saudara-saudara seiman. (Hambali)


Siswa MAN 1 Medan Gelar Shalat Ghaib dan Doa Bersama untuk Muslim Rohingya



Ratusan siswa MAN 1 Medan  gelar acara shalat ghaib dan doa bersama atas penindasan Muslimin Rohingya oleh militer Myanmar. Kegiatan itu dilaksanakan di lapangan utama madrasah, dimulai pukul 07.15 WIB, Jumat,22 September 2017.
Acara ini sebagai bentuk aksi solidaritas kepada Muslimin Rohingya di Rakhine, Myanmar yang turut dihadiri seluruh siswa, para guru dan Pegawai MAN 1 Medan.
Selain shalat ghaib dan doa bersama, kegiatan tersebut diakhiri dengan pemberia bantuan uang  kepada Warga Rohingya melalui sebesar Rp. 9.050.000.,
 Kepala MAN 1 Medan Maisaroh Siregar mengatakan, muslim rohingya bukan hanya sekarang teraniaya tetapi sejak dari dulu sudah teraniaya, muslim Rohingya tidak bisa masuk pegawai negeri atau PNS, tidak ada muslim rohingya yang masuk tentara atau berkarir dinegara sendiri kemudian juga dibatasi dalam masalah pendidikan dinegara myanmar tidak memberikan kesempatan untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi tapi kita di Indonesia kesempatan pendidikan sangat luas, oleh sebab itu siswa MAN 1 Medan harus bercita cita lebih tinggi karena kalianlah yang akan diahrapkan untuk memimpin bangsa ini.
Kemudian Kurnia Siregar selaku humas MAN 1 Medan, aksi ini digelar sebagai bentuk solidaritas dan turut merasakan penderitaan  saudara sesama muslim rohingya di Miyanmar.
“dengan mencintai saudara Muslim seperti mencinta diri sendiri. Aksi tersebut sebagai bentuk rasa cinta kita terhadap Muslimin Rohingya,” tutup Kurnia

Grand Opening KKD MAN 1 Medan Dengan Berakar Ukhuwah

Kursus Kader Dakwah (KKD) yang dilaksanakan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Medan merupakan wahana paling efektif untuk pembentukan karakter siswa. Melalui kegiatan yang dilaksanakan sejak MAN 1 Medan berdiri tahun 1983, siswa secara langsung menerapkan ilmu yang diperoleh di sekolah, kata Ketua Ikatan Alumni MAN 1 Medan, H. M Hardiansyah di lapangan badminton, Minggu 10 September 2017.