"Selamat Datang di situs MAN 1 Medan"

MANDIRI II MAN1 MEDAN TELAH DIGELAR

Malam Intropeksi diri (Mandiri) ke dua OSIS MAN-1 Medan telah dibuka  ini merupakan salah satu kegiatan dari program OSIS MAN-1 Medan, khususnya Koordinator Bidang Da’wah. Tujuan dari Mandiri II MAN-1 Medan ini adalah; mencari Ridho Allah SWT, memahami arti dan makna dari pemuda yang unggul, menanamkan rasa semangat berjuang, dan mempererat jalinan ukhuah Islamiyah, dan merealisasikan program kerja Koorbid Da’wah OSIS MAN 1 Medan. Adapaun tema kegiatan Mandiri ini adalah “Save Your Love to Allah”. Adapaun target dari kegiatan ini adalah, peserta mampu mengartikan makna cinta yang sesungguhnya dalam Islam, mampu menjaga akidah dan akhlaknya, mampu jadi pemuda yang unggul berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis, mengaplikasikan materi yang sudah diperoleh dalm kehidupan sehari-hari, bersyukur setelah mengintropeksi didri, dan mampu khususk dalam melakukan segala hal.


Acara  pembukaan Mandiri ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, oleh salah seorang peserta, laporan  oleh ketua panitia, sambutan oleh ketua OSIS MAN 1 Medan  Muhammad Fahmi Adam, dan bimbingan dan arahan sekaligus membuka acara Mandiri oleh Kepala MAN 1 Medan yang diwakili oleh WKM humas, Bapak Drs. Hamdah Syarif,M.Pd.I, dan pembukaan ditutup dengan Do’a yang dipimpin oleh Bapak Drs. H. Amin. 

TIGA AMANAT KASAT LANTAS KOTA MEDAN KEPADA SISWA DAN GURU MAN-1 MEDAN

 Tiga amanat yang disampaikan Kasat Lantas Kota Medan Kompol Muhammad Budi, yaitu; pertama masalah lalulintas, kedua masalah Narkoba, dan ketiga masalah pergaulan bebas.  Ketiga  hal tersebut disampaikan beliau selaku Pembina upacara ketika memberikan amanat dihadapan siswa dan guru MAN-1 Medan pada acara penaikan bendera, Senin 9 Februari 2015 di halaman MAN-1 Medan.
Dikatakan Bapak Budi, bahwa telah banyak korban akibat kecelakaan lalulintas.  Pada tahun 2014 yang meninggal akibatibat kecelakaan lalulintas berjumlah 1260 oarang, rata-rta perhari 2 orang.  Jumlah itu belum termasuk luka ringan dan luka berat. Untuk daerah Sumatera Utara Medan termasuk  yang paling besar. Dari jumlah tersebut diatas 80 % meninggal akibat kecelakaan kenderaan roda dua. Ini disebabkan berkenderaan tidak memakai helm, mengemudi ugal-ugalan tidak memmatuhi aturan dan menerobos lampu merah,  tidaksabar, dan ingat kepada adik-adik, bahwa menerobos lampu merah ancaman hukumannya dua kali lipat, sebab dia dianggap sengaja mengemudikan membahayakan orang lain. Lampu merah dimedan paling lama dua menit (120 detik), berbeda dengan di Jakarta bisa mencapai 5 menit. Karana itu kemanapun kita tetaplah menggunakan helm disaat mengendrai sepeda motor, dan patuhilah rambu-rambu lalulintas.
Kedua, masalah Narkoba, ketahuilah para siswa sekarang ini penyalah gunaan narkoba sudah sangat meprihatinkan, telah banyak para remaja usia sekolah yang jadi korban. Awal seorang kena narkoba adalah  dari rokok. Oleh karena itu kepada adik-adik  jangan merokok sebab rokok banyak kerugian sedikit keuntungan bahkan tidak ada. Narkoba juga merupakan sumber dari segala sumber ke jahatan. Seperti Jambret, curanmor, perampokan, pencurian rumah, semua itu akibat kecanduan  dari narkoba, kena narkoba mudah, tapi menghilangkannya susah, tak ada orang yang sukses setelah sembuh dari narkoba. Oleh karena itu kepada adik-adik, para guru, kalau ada yang terindikasi kenak narkoba  harap laporkan ke polisi atau ke BNN akan kita rehabilitasi, tidak di hhukum. Kepadabapak ibu guru awasi anak didiknya, kalau ada yang mencurigakan kabari polisi, mari kita kerja sama, demi keberhasilan dan kesuksesan anak-anak kita.

Dan yang ketiga masalah pergaulan bebas. Hal ini juga akan mebahayakan kalian khususnya bagi pelajar wanita. Saya harap kalian  jangan pacaran dulu, masa depan kalian masih panjang, hati-hati dengan rayuan lelaki, sebab kalia juga akan menderita dan sengsara. Pikirkan masa depan kalia, raih dahulu cita-citamu gapailah kesuksesanmu baru kamu pacaran atau cari jodohmau. Sekarang gantungkan cita-citamu mau kemana kalian?kalau mau masuk polisi ni bulan Mei ini ada penerimaan, kata Kasat Lantas di depan sekitar 1500 siswa MAN-1 Medan, yang disambut dengan tepukan meriah.

Selepas memberikan amanat Bapak Kasat Lantas Kota Medan itu menyerahkan beberapa piala kepad siswa MAN-1 Medan yang meraih juara pada minggu ini. yaitu Ridho Gunawan, kelas XII IPS 1 Juara I Mendesaign Logo Club Mendarin MAN 1 Medan, Andrian kelas XI IPS 3 Juara  favorite, dan Mhd. Aulia kelas XI Unggulan-2  Juara Harapan I Fisika di SMAN 3 Medan, yang berlangsung pada tanggal 31 Januari 2015.
Wassalam, Drs. Hamdah Syarif,M.Pd.I (WKM Humas MAN-1 Medan) 

DOKTER REMAJA MAN 1 MEDAN TELAH DILANTIK OLEH KADIS KESEHATAN KOTA MEDAN

Sebanyak 120 orang dokter remaja MAN 1 Medan telah dilantik oleh Kadis Kesehatan kota Medan Ibu Drg. Hj. Usma Polita Nst M.Kes. Pelantikan dokter remaja tersebut berlangsung setelah upacara penaikan bendera  pada hari Senin, 2 Februari 2015, di halaman MAN-1 Medan.
Kadis Kesehatan Kota Medan tiba di MAN 1 Medan pada jam 07.30 pagi bersama 6 orang pendampingnya, yaitu;  Dr. Iman Surya (Kabid Yankes), Sondang siagian.SKM,MARS (Kase Kesehatan Dasar), Rosa Linda.M.SKM.MKES (Staf Yankes), Dr. Refrini (Ka. Puskesmas Sering), dan Drg. Herani  (KTU.Puskesmas Sering). Disamping melantik Kadis Kesehatan Kota Medan itu juga bertindak sebagai Pembina upacara.
Pelantikan dokter remaja diawali dengan pembacaan SK, pemasangan selempang Dokter Remaja, dan  pembacaan ikrar oleh para dokter remaja. Dalam sambutannya Ibu Usma menyampaikan amanatnya, bahwa, dokter remaja merupakan program jangka panjang, dimana Peningkatan pran murid dan Usaha Kesehatan sekolah, melalui dokter reamja merupakan ujung tombak dalam merealisasikan kebersihan dan kesehatan sekolah. Olehkarenanya peran dan tanggung jawab generasi yg akan datang dlm meningkat kualitas smber daya manusis  dalam  menyongsong era globalisasi sangan menentukan, siswa didik sedini mungkin untuk diarahkan dan dibentuk dan  menerapkan pola hidup bersih dan sehat  baik disekolah , di rumah maupun di lingkungan dimana mereka tinggal.  
Dengan maraknya masalah penyalahgunaan narkoba sekarang ini para siswa juga jangan lupa harus diberikan pembekalan agama dan pengetahuan tentang narkoba. Dalam hal ini tidak hanya yang berperan dokter remaja yg  tetapi semua siswa ikut berperan mensosialisasikan, mengenai bahaya narkoba, kebersihan pola hidup sehat, dan lainnya.  Kegiatan ini memang tidak mudah , perlu dukngan,  keterpaduan antara instansi terkain, orang tua, masyarakat, sekolah para guru dan siswa. Oleh karenanya Kadis Kesehatan mengharapkan  Partiisipasi masyarakat, orang tua, sekolah perlu ditingkatkan lewat pembinaan secara rutin dan berkesinambungan pada hari sabtu, dan pada hari lain yang kiranya memungkinkan.
Disamping itu mengenai Kawasan tampa rokok, sesuai dengan Peraturan Daerah  kota medan no. 3 tahun 2014 hal ini harus betul-betul disahuti dan dilaksanakan 100 persen disekolah sebagai lembaga pendidikan yang bersih, indah dan sehat. Pran kepala sekolah, guru terlebih-lebih para dokter remaja wajib membantu program pemerintah mengenai kawasan tampa rokok, dan peratura walikota no.35 tahun 2014 tentang bagaimana implementasinya dalam hal ini kepala sekolah dalam menyahuti, dan mendukung mengenai kawasan tampa rokok ini.
Kementrian kesehatan melaporkan bahwa pada tahun 2008 terjadi laju peningkatan kasus AID/HIV yang semakin cepat, berdasarkan laporan statistik pembangunan HIV/ AID sampai 30 juni 2011 secara komulatif tercatat 26463 kasus, yang berasal dari  33 propinsi, dan yang terbanyak daerah  Bali,  Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan Jokjakarta, Sulawesi Utara dan Sumatera Utara. Kasus tertinggi pada usia 20 sanpai 29 tahun mencapai  46,4 % , dan  Yang paling banyak Terinfeksi HIV usia 15-28 tahun, artinya usia ini adalah usia sekolah. Oleh karenanya prograng UKS merupakan usha untuk mengantisipasi, dengan dukungan semua pihak dan unsur terkait, terlebih-lebih kepada Pak camat merupakan Bapak Pembanguna berwawasan kesehatan, harus aktif dan terjun ke sekolah-sekolah dan  ke masyarakat.
Saya ucapkan selamat kepada para dokter remaja yang baru dilanti, selamat bekerja dan berkarya, ketahuilah bahwa sebaik-baik manusia adalah banyak manfaatnya buat orang lain, dan kepada anak-anak ku semuanya kegiatan ini tidak hanya sebatas pelantikan, tetapi harus berbuat, rajin menggali ilmu sebab dokter remaja harus dibekali pengetahuan yang benar dan konprehensisf  tentang AID/HIV, narkoba dan pola hidup bersih dan sehat. Selanjutnya terjun kemasyarakat untuk mengamalkan ilmunya. Semoga kegiatan hari ini diberkahi oleh Allah SWT, dan kita semua diberi kekuatan untuk melaksanakan tugas mulia ini, dan semoga para siswa MAN 1 Medan Sukses semua , Amin.

Setelah melantik upacara dan pelantikan, Ibu Kadis Kesehatan Kota Medan beserta rombongan beramah tamah dengan Kepala MAN-1 Medan H. Ali Masran Daulay,S.Pd,MA beserta WKM Humas, Drs. Hamdah Syarif,M.Pd.I dan KTU Sufrizal,S.Sos, di ruang Kepala MAN-1 Medan.  Demikian, Wssalam. WKM. Humas. 

“Latihan Dakwah ala MAN 1 Medan”

MAN 1 Medan punya cara tersendiri untuk melatih para siswa dan siswi nya dalam menyiarkan agama Islam. Salah satunya yakni “Daksahad”, akronim dari Dakwah Sabtu-Ahad ini merupakan media yang digunakan oleh Koordinator Bidang  Dakwah OSIS MAN 1 Medan untuk melatih para peserta Kursus Kader Dakwah (KKD) MAN 1 Medan yang tidak lain dan tidak bukan adalah siswa/siswi MAN 1 Medan agar lebih cakap dan terbiasa dalam menyiarkan ajaran Islam.
Kali ini, Daksahad diadakan kembali di Kecamatan Percut Sei Tuan Desa Tanjung Rejo dan Desa Cinta Rakyat pada hari Sabtu(24/1) sampai Minggu(25/1). Siswa-siswi MAN 1 Medan yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini berjumlah 22 orang, yang terdiri dari 13 orang peserta dan 8 orang instruktur sebagai pendamping para peserta. Yang bertugas sebagai Koordinator Lapangan pada kegiatan ini adalah Helianto Suryadi. Dalam kegiatan ini siswa/siswi MAN 1 Medan didampingi oleh dua orang guru, yaitu Drs. H. Amin dan Drs. Sunariyadi.
Keseluruhan instruktur dan peserta dalam kegitan tersebut dibagi menjadi 5 kelompok yang ditempatkan di setiap masjid dan mushollah yang berbeda. Adapun rinciannya, yaitu: Di Ash-Sholihin sebagai instruktur Khalid Fajar; sebagai peserta Farhan Gusti, Ayu, Mazda Khairani, dan Cut Nurmina S. Di Nurul Iman sebagai instruktur Andre Tri Wicaksono, Siti Nurannisa; sebagai peserta Fajar Hidayat dan Zirah. Di Al-Ikhlas sebagai instruktur Hidayah Hariani; sebagai peserta Mustofa Ahyar dan Aisyah Sumardi. Di Jami’atul Khairat sebagai instruktur M. Habib Athaya dan Novia Ramadhani; sebagai peserta Khalid Sirait dan Firda. Di Al-Hasanah sebagai instruktur M. Ridho Sucipto dan Liya Tamima; sebagai peserta Muammar Nabil, Qori’atul Khairunnisa,dan Annisa.

Setelah sampai di tempat, kegiatan awal yang dilakukan siswa-siswi MAN 1 Medan adalah bersosialisasi sebagai cara awal untuk lebih mengenal masyarakat setempat. Kemudian para siswa-siswi juga membersihkan masjid dan mushollah agar lebih nyaman di pergunakan selama kegiatan. Dalam kegitan tersebut diadakan berbagai macam games yang dilakukan oleh para peserta dan instruktur agar adik-adik disana merasa terhibur. Disamping  itu, para siswa dan siswi juga melakukan suatu pengajaran dalam bidang keagamaan kepada adik-adik yang ada disana seperti mengaji dan membaca Al-Quran secara baik dan benar. Hal ini dilakukan karena ternyata masih banyak adik-adik yang belum bisa membaca Al-Qur’an, belum memahami benar tentang apa itu Islam serta bagaimana seharusnya berprilaku sebagai seorang muslim.

“Asyiknya Berwisata Ala Kader Muda melalui Dakwah Wisata”

Dakwah Wisata merupakan salah satu program kerja Koorbid Dakwah OSIS MAN 1 Medan adalah kegiatan bagi siswa-siswi kelas X untuk mengisi waktu liburan semester dengan kegiatan yang bermanfaat, bernilai religius, dan tetap dalam nuansa berbagi keceriaan dalam ukhuwah.
Jumlah peserta yang merupakan siswa-siswi MAN 1 Medan adalah 32 orang yaitu 16 peserta ikhwan dan 16 peserta akhwat. Kegiatan ini diselenggarakan oleh panitia pelaksana yang berjumlah 16 orang yang diketuai oleh Khalid Fajar Harahap dan diisi oleh tim instruktur MAN 1 Medan yang berjumlah 20 orang. Tim master terdiri atas Master Umum yaitu Ardi Setiawan Lubis, Master I yaitu Andi Rahim dan Master II yaitu Andre Tri Wicaksono. Acara ini berlangsung selama 3 hari 2 malam yaitu mulai tanggal 25-27 Desember 2014 di Villa Niko, Bumi Perkemahan Sibolangit. Adapun materi yang diberikan adalah:
1.      Syukur nikmat dan Tauhid, narasumber Muhammad Khairil Chaniago yang berlokasi di Villa Niko.
2.      Ukhuwah Islamiyah, narasumber Syafrizal Harahap yang berlokasi di PTPN IV
Pelepasan seluruh peserta dilakukan oleh Bapanda Drs. H. Amin bersamaan dengan ekstrakurikuler lainnya, yaitu UKS dan Tarung Derajat di lapangan basket MAN 1 Medan pada pukul 09.00 WIB.Seluruh peserta berangkat dari MAN 1 Medan pada pukul 10.00 WIB dan sampai di tujuan pada pukul 13.00 dengan disambut guyuran hujan yang cukup lebat. Pada kegiatan ini diberikan pula penghargaan kepada peserta yaitu:
1.      Peserta Ikhwan Teraktif: Ara Yogi (X IA 1)
2.      Peserta Akhwat Teraktif: Adelia Angel Stephani (X IPA 2)
3.      Peserta Ikhwan Terkritis: Muhammad Haidar Pasya Lubis (X IA 2)
4.      Peserta Akhwat Terkritis: Annisa (X IPB)
5.      Peserta Ikhwan Terhumoris: Muhammad Rois Mubarak (X IA 1)
6.      Peserta Akhwat Terhumoris: Nurul Khofifah (X IA 1)


Acara ini ditutup oleh penampilan para peserta kemudian seluruh peserta pulang kembali ke Medan pada pukul10.00 WIB dan tiba di MAN 1 Medan pada pukul 12.35 WIB.