" />

"Selamat Datang di situs MAN 1 Medan"

SISWA SISWI MAN1 MEDAN MELAKSANAKAN KHATAMAN QURAN SETIAP HARI SABTU SETELAH KBM


Salah satu kegiatan ekstra dari 26 kegiatan ekstar yang ada di MAN-1 medan yang dilaksanakan siswa/siswinya adalah Khataman Al-Qur’an setiap hari sabtunya. Kegiatan ini barang kali tidak ada di sekolah-sekolah umum bahkan mungkin di Madrasah-madrasah dikota medan ini.
Program khataman ini sudah berlangsung memasuki tahun ajaran kedua, artinya sudah berjalan satu tahun dan sekarang memmasuki tahun kedua.
Sistem pelaksanaannya adalah dikelas masing-masing, begitu bel berbunyi menandakan Kegiatan Proses Belajar Mengajar (KBM) berakhir, anak-anak langsung mengambil  Al-Qur’annya masing-masing dari lemari mereka, dan kemabali ke tempat duduk dan acara pengkhataman segera dimulai. Acara ini diawasi  oleh guru yang mengajar jam terakhir pada setiap hari sabtu itu.
Sebelum acara khataman Al-Qur’an ini berlangsung terlebih dahulu di awali pembagian  jadwal surat yang dibaca setiap minggu kepada siswa siswi, dimana mereka diwajibkan membaca satu Juz setiap minggunya di waktu selesai salat Fardhu atau kapan saja waktu senggang. Inidilaksanakan  ketika memasuki tahun ajaran baru, oleh Penanggung Jawab (Penjab) keagamaan yaitu Bapak Drs. Amin dan bekerja sama dengan PKM Humas Drs. Hamdah Syarif, mereka harus mengikuti aturan sesuai dengan jadwal yang diberikan. Yang penting minimal sat Juz per siswa mesti selesai dibaca setiap minggunya. Dan setiap siswa membawa Al-Qur’annya masing-masing dan menyimpannya di lemari kelas masing-masing.
Acara khataman dipimpin oleh salah seorang siswa, diawali dengan pembacaan Istigfar 3 kali, kemudian baca Surat Al-fatihah, dan seterusnya baca Surat Ad-Dluhan samapai Surat An-Naas secara bergantian surat demi surat. Setelah itu ditutup dengan do’a khatam, yang dipimpin salah seorang siswa yang lain.

Acara khataman ini bertujuan sesuai dengan arahan Bapak Kepala MAN-1 Medan, Bapak Dr. H.Burhanuddin, M.Pd, yaitu :

  1. Dalam rangka menyahuti intruksi Kementrian Agama Wilayah Sumatera Utara, bahwa siswa/siswi MAN apabila tamat dari MAN minimal sudah Hafal Juz 1 dan Juz 30, serta sudah khatam membacanya.
  2. Mendidik anak-anak untuk mencintai Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pembeda antara haq  dan yang Bathil. Dalam hal ini di galakkan 5 G, yaitu, Gencar (Gerakan Membaca Al-Qur’an), Getar (Gerakan Mengerti  Al-Qur’an), Gemar (Gerakan Memahami Al-Qur’an),  Gelisar (Gerakan Menulis Al-Qur’an), dan Gelar (Gerakan berprilaku Al-Qur’an).
  3. Mendekatkan diri, dan meyakini kepada Allah SWT,  bahwa orang yang rajin membaca Al-Qur’an akan mendapat rahmat dan akan diberi kemudahan dalam menggapai cita-citanya.
  4. Sebagai ibadah, karena sebaik-baik ibadah adalah membaca Al-Qur’an. Setiap huruf yang kita baca akan diberikan pahala oleh Allah SWT.
  5. Sebagai bentuk penyerahan usaha kepada Allah, bahwa dari pagi sampai siang tekun belajar menuntut ilmu, agar ilmu yang didapat itu memiliki keberkahan, dan bermanfaat guna dalam kemeslahtan ummat, sesuai dengan motto MAN-1 Medan “Menjadi penebar kebaikan dan pewaris kebajikan”.
Disini perlu ditegaskan, bahwa Untuk kewajiban membaca satu Juz perminggu ini bukan hanya siswa saja, melainkan seluruh guru-guru juga diberi tugas ini. Dan setiap hari sabtu, diruang guru juga diadakan khataman Al-Qur’an, yang dilaksanakan oleh guru-guru yang tidak bertugas pada jam terakhir.
Setelah selesai ber do’a barulah anak-anak di persilahkan meninggalkan kelas untuk pulang.
Demikian hal ini disampaikan oleh WKM Humas, Bapak Drs. Hamdah Syarif.