" />

"Selamat Datang di situs MAN 1 Medan"

MAN 1 MEDAN GOES TO MOUNT KINABALU BIODIVERSITY EXPEDITION 2016!


Gunung Kinabalu merupakan puncak gunung tertinggi di Asia Tenggara dengan vegetasi dan flora terlengkap di dunia yang berasal dari tumbuh-tumbuhan di Austronesia, Himalaya, Indonesia, dan Malaysia sendiri. Tingkat humuditas Gunung Kinabalu sangatlah tinggi dan memiliki hujan yang turun sepanjang tahun. Setiap tahunnya UNESCO Malaysia mengundang pelajar dari berbagai negara untuk mendaki ke puncak gunung (Low’s Summit} atau melakukan ekspedisi diversitas biota dan flora yang ada di National Park of Kundasang. Taman ini merupakan taman nasional terlengkap yang dimiliki dunia. Para siswa yang mengikuti ekspedisi diversitas biota flora di lakukan di taman nasional ini.
Kali ini siswa/i MAN 1 Medan tidak hanya ingin menambah pengalaman dengan melihat pemandangan dari Mount Kinabalu itu sendiri, melainkan siswa-siswi MAN 1 Medan mewakili pelajar dari Sumatera untuk mengikuti kegiatan Mount Kinabalu Biodiversity Expedition 2016. Para siswa/i yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari 14 orang siswa dengan 2 guru pendamping. Sebelum bertolak ke Kota Kinabalu Kepala Sekolah MAN 1 Medan Bapak H. Ali Masran Daulay, S.Pd, MA yang di damping WKM HUMAS H. Muhammad Basri, MA memberi arahan dan melepas para siswa/i MAN 1 Medan yang menjadi perwakilan dari MAN 1 Medan (24/02). Para siswa/i MAN 1 Medan akan membawa nama MAN 1 Medan dan memperkenalkan kebudayaan dari Sumatera Utara, para siswa/i ini berangkat pada Jumat (26/02) menuju Kuala Lumpur untuk bertemu dengan delegasi Indonesia yang lain kemudian pada sore hari bertolak menuju Kota Kinabalu.


Sebelum bertolak ke Kota Kinabalu, delegasi yang berasal dari Indonesia mengunjungi beberapa tempat di Kuala Lumpur kemudian menuju Bandara KLIA2. Tidak hanya MAN 1 medan saja delegasi dari Indonesia, tetapi ada beberapa dari Mojokerto yaitu MAN Tambak Beras, SMAN 1 Puri, SMAN 1 Sooko, dan dari MTsN Kanigoro Kediri. Mereka, termasuk juga MAN 1 Medan adalah merupakan delegasi perwakilan dari Indonesia untuk mengikuti kegiatan Biodiversity Expedition di Mount Kinabalu. Di Taman Nasional Mount Kinabalu terdapat kurang lebih 15000 spesies hidup, dan Mount Kinabalu ini bukanlah Gunung Api dan gunung ini cukuplah tinggi. Pada tahun 1951, Sosiolo menjadi orang yang pertama mendaki hingga ke puncak Mount Kinabalu.

Di taman Nasional Mount Kinabalu terdapat banyak jenis-jenis spesies yang dipelihara. Terdapat 6000 spesies berbunga 71 Borneo. Di Taman Nasional Mount Kinabalu terdapat banyak spesies endemik, dan terdapat 40 spesies ikan air tawar di kawasan tanah rendah. Dan baru-baru ini ada gempa di Mount Kinabalu yang menyebabkan 7 orang tewas ditempat dan 2 orang selamat. Dibutuhkan kekompakan yang benar-benar agar bisa untuk menaklukkan Mount Kinabalu ini. Di Mount Kinabalu juga terdapat bunga terbesar yaitu Bunga Raflesia yang terdapat di Kota Kinabalu. 

Setelah melakukan Biodiversity Expedition di Kota Kinabalu (27/02) delegasi dari Indonesia bertolak menuju Kuala Lumpur (28/02) untuk berkunjung ke Sekolah Menengah Sains Selangor (SMSS). Delegasi dari Indonesia disambut dengan sangat ramah pada jamuan makan malam setelah tiba di Kuala Lumpur. Melihat ketua pendidikan atau yang biasa disebut ketua OSIS Sekolah Menengah Sains Selangor memberi arahan kepada para siswa/i dari Indonesia tentang asrama dan denah dari Sekolah Menengah Sains Selangor itu. Setelah acara makan malam, delegasi dari Indonesia di antar menuju asrama untuk beristirahat dan melanjutkan acara esok hari di aula Sekolah Menengah Sains Selangor (SMSS). 
Keesokan harinya (29/02) para delegasi dari Indonesia menampilkan persembahan dari daerahnya masing-masing. Sebelum persembahan dari delegasi Indonesia, para siswa/i Sekolah Menengah Sains Selangor menampilkan orchestra dan teater mereka kepada delegasi dari Indonesia yang di lanjutkan dengan kata sambutan dari Kepala Sekolah Menengah Sains Selangor.
MAN 1 Medan mendapatkan giliran pertama untuk tampil dihadapan delegasi Indonesia dan para siswa Sekolah Menengah Sains Selangor, para siswa/i MAN 1 Medan menyanyikan lagu dari Karo yang berjudul Anak Medan. Tidak hanya dari MAN 1 Medan, MAN Tambak beras juga membawakan nyanyian yang disertai tarian yang diiringi lagu daerah dan mengajak para delegasi serta para siswa/i SMSS ikut menari riang. Setelah memberikan cenderamata dari masing-masing sekolah, acara berlanjut ke games yang dibuat oleh para siswa/i SMSS. Games tersebut melibatkan perwakilan dari siswa/i SMSS dan dari Indonesia yang dibagi menjadi beberapa regu.

Tawa riang, teriakan mengasyikkan membawa nama Indonesia di negara orang merupakan kebanggan tersendiri bagi delegasi Indonesia, terlebih bagi para  siswa/i MAN 1 Medan sebagai perwakilan dari Kota Medan dalam Biodiversity Expedition kali ini. Adapun guru pembimbing yang membawa siswa MAN 1 Medan adalah Ma’m Azizah dan Laushie Ros. Para siswa/i MAN 1 Medan mengaku senang dengan adanya kegiatan ini, dengan kegiatan seperti ini para siswa/i bisa memanfaatkan trip itu menjadi Studi Banding antar sekolah dari luar Kota Medan serta dari luar Indonesia dan juga memiliki banyak relasi dan kenalan, baik dari SMSS maupun dari Kota Kinabalu dan dari Indonesia sendiri.
Para delegasi dari Indonesia berpisah di KLIA2 pada pukul 19.30 (29/02) dan para delegasi dari Indonesia menuju pintu keberangkatan dengan tujuan pesawat masing-masing. Pada pukul 23.35 (29/02) delegasi dari MAN 1 Medan tiba di Bandara Kualanamu dengan selamat dan bisa kembali melanjutkan kegiatan belajar di sekolah kembali.

( Jurnalistik MAN 1 Medan )

Klik disini untuk melihat foto-foto terkait !