" />

"Penerimaan Siswa Baru Mulai 25 Mei s/d 4 Juni 2018"

Festival Anti Narkoba 3 di MAN 1 Medan Berjalan Sukses

UKS MAN 1 Medan gelar Festifal Anti Narkoba (FAN ) 3 pada hari Jum’at dan Sabtu tanggal 6 sampai 7 Oktober 2017 di MAN 1 Medan yang berlangsung sukses dan menyenangkan.
Acara ini sudah 3 tahun berturut-turut diadakan oleh MAN 1 Medan sebagai bentuk aspirasi bahwa MAN 1 Medan adalah pegiat anti narkoba dan merupakan sekolah yang antipati terhadap narkoba sehingga menjadikan madrasah ini bersih dan terhindar dari narkoba atau barang haram yang dapat merusak generasi bangsa. Turut hadir dalam acara ini dari kepolisian, BNN, Kecamatan Medan Tembung, dan duta genre anti narkoba.

Dalam sambutannya Kepala MAN 1 Medan Maisaroh Siregar, S.Pd., M.Si menyampaikan kepada peserta FAN agar menjunjung tinggi sportifitas dalam pertandingan karena permainan ini merupakan ajang untuk mengasah sampai dimana ilmu pengetahuan ananda di bidang anti narkoba, misalnya pidato, cerdas cermat, puzzle, karikatur, poster dan instagram kontes.
Beliau juga menyampaikan bahwa pentingnya ananda mengetahui tentang bahaya narkoba sebagai musuh utama yang harus kita hindari jangan sampai terjebak oleh rayuan jikalau ada orang yang mengajak dan mengimingi bahwa narkoba itu bisa membuat fikiran menjadi tenang. Itu semua bohong, agar kita mau menggunakan dan memakainya karena begitulah salah satu cara dan trik mereka untuk membujuk rayau para korbannya. Ucap Maisaroh.
Dalam arahannya dari kepolisian AKP Azhar menyampaikan bahwa orang yang ketahuan membawa narkoba lebih dari 1 kg langsung ditangkap dan kalau melawan langsung di tembak di tempat karena kepolisian serius menangani masalah ini dan saat ini di LP sudah 70 persen yang di tahan itu terkait masalah narkoba. Jadi permasalahan ini sudah diusahakan oleh pemerintah sebagai pengguna akan di rehabilitasi oleh BNN, dan apabila sebagai bandar tindakannya keras dan ancaman hukumannya ada yang sampai 20 tahun dan hukuman mati. Oleh sebab itu beliau berpesan untuk menjaga diri kita masing-masing agar jangan sampai terlibat dengan narkoba.
Selanjutnya dari BNN Ardi Lubis dalam arahannya menyampaikan bahwa pengguna narkona itu kebanyakan para usia produktif termasuk usia pelajar,  mahasiswa dan para pekerja yang merupakan target dari bandar narkoba dengan visi dan misi generasi mudah sebagai incarannya. Untuk Indonesia Sumatera Utara rangking 2 kasus dan tersangka terbanyak tahun 2016. Imbuh beliau.
Kemudian dari BPPKB Kecamatan Aminah dalam arahannya menyampaikan bahwa ada 3 hal yang harus diperhatikan oleh generasi muda sesuai dengan salam genre salah satunya katakan tidak pada narkoba. Beliau juga selalu menerapkan sejak dini tentang agama yang kuat, kasih sayang dan ketaqwaan terhadap Allah swt. agar tetap pada jalurnya dan jangan ikut sesuatu yang buruk di tempat tinggal kita, karena lingkungan sangat besar pengaruhnya terhadap kehidupan seseorang. KSS